09.39

Di Ujung Waktu

Hey, apa kabarmu? Saat kamu membaca blog ini, mungkin mas sedang merengkuh jemarimu, atau mungkin justru sudah terlalu lama jemari kita...
10.10

Catatan Tentang Kita (3)

Title: Membutuhkanmu Membutuhkanku Semalaman kemarin gw diam terpekur. Dua mata ini seakan ga bisa lepas dari handphone yang ada di gen...
09.00

Catatan Tentang Kita (2)

Title: Memandangmu Jauh di Ujung Cakrawala Pagi ini aku terpekur duduk di atas lantai tertinggi di kantor. Pandanganku menatap ...
14.25

Catatan Tentang Kita (1)

 Pernah suatu ketika. Di antara langkah-langkah yang tergegas, dan membelah kelamnya malam. Angin yang berlalu itu berbisik lirih di t...
09.11

Tentang Penantian Rindu

Dan kamu pergi, dan seenaknya kembali lagi? Kalimat itu masih terngiang jelas di kepala gw. Sebuah kalimat keras, yang mungkin ada b...
14.52

Didera Sepi

Hey kamu. Tidak kah kamu merasa Betapa suara yang keluar dari mulut kita Makin lama makin samar, tak terdengar Bagaikan berjalan di s...
13.59

Kalimat Tak Berbalas

Hey kamu, Tahukah kamu, jika semuanya terasa berubah belakangan ini ? Tahukah kamu, jika sapaan ringanmu itu sudah terasa semakin sam...

Tentang Tangis Itu

Pada sebuah percakapan, di mobil, saat malam baru saja menjelang, kemarin. Derasnya suara hujan seakan tidak mampu mengalahkan hening y...
15.24

Duh Gusti!

Cintamu, Cintaku, seperti akar tanaman yang mengikat erat batang pohon yang hendak mati menancap kuat pada batang itu, menahannya dari r...

Half Empty Glass

Jarum pendek jam itu sudah hampir menyentuh angka delapan malam. Gw masih asik berkutat dengan notebook butut gw di sebuah resto kecil d...
10.51

Dan Rindu Itu (2)

Masih tentang percakapan gw dengan sahabat gw, Ponco, beberapa hari yang lalu. "Rindu akan sesuatu yang terbiasa, Ji?" tanyan...
20.28

Dan Rindu Itu

"Lo berubah sekarang, Ji," kata Ponco, salah satu sahabat terdekat gw. "Berubah gimana maksud lo?" "...
07.38

Leaving You

"Ji?" Nada suara yang sudah sangat gw akrabi itu seperti memecah keheningan malam ini. "Yes?" "A...
11.03

Just a One Way Ticket

Senja itu, matahari masih nampak belum sempurna kembali ke peraduannya; bias merahnya tampak masih begitu tegas – menyayat awan yang mul...
08.50

Cinta : Madu atau Racun ?

Selamat Pagi! Alkisah ada dua orang lelaki. Dua orang Karib, yang sedang duduk santai di bangku panjang di pinggir lapangan sepakbo...
Diberdayakan oleh Blogger.